FloraOne adalah inovasi pupuk hayati hasil riset kami mengandung mikroba hidup penyubur tanah pertanian. Komposisi mikroba FloraOne dirancang sesuai dengan kebutuhan tanah dan tanaman sehingga dapat meningkatkan hasil produksi serta memperbaiki kesuburan tanah.

 


Pupuk hayati cair FloraOne mempunyai kemampuan yang unik, yaitu dapat melipatkandakan hasil produksi sekaligus dapat mengendalikan/ mengobati penyakit-penyakit penting tanaman yang selama ini sulit ditanggulangi. Dengan kemampuan tersebut, FloraOne menjadi pilihan banyak petani dan banyak direkomendasikan oleh instansi/ lembaga-lembaga pertanian nasional.

Kegunaan :
- Melindungi tanaman dari serangan penyakit : akar gada (sawi, koi, kobis), kresek (padi), layu/ lemas (cabe, tomat, melon, bawang merah, kentang), kriting & bulai (cabe), jagung bulai, dll.
- Menyuburkan, memperbaiki struktur dan pH tanah.
- Menghasilkan unsur hara dan enzim-enzim yang dibutuhkan tanaman
- Mempercepat dan meningkatkan produksi
- Memperpanjang masa produksi
- Mempercepat perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman
- Mengefisienkan pemupukan dan menekankan biaya produksi
- Mengurangi pemakaian fungisida, pupuk kompos dan pupuk kimia hingga 50%
sejak aplikasi pertama
- Meningkatkan system perakaran yang besar dan banyak, menambah kemampuan akar mengikat air sehingga tanaman lebih tahan kekeringan di musim kemarau.

Data Peningkatan Produksi Dengan Pemakaian FloraOne:
Padi: 40% - 86%;  Cabe: 50% - 200%;  Kentang: 50% - 80%;  Jagung: 30% - 75%;  Melon dan Semangka: 20% - 40%;  Kobis: 60% - 200%;  Klengkeng: 20%;  Tebu: 40%;  Tomat: 30% - 60%; Bawang merah: 30% - 50%.

Persyaratan Pemakaian FloraOne agar mendapatkan hasil maksimal:
I. Mengoptimalkan pH tanah/ media tanam, yaitu: 6,5 – 7,2
    Untuk menaikan pH dapat diberikan dolomite/ kalsit (kapur) 2-4 minggu sebelum tanam, dosis 1,5 – 3 ton/ Ha
II.  Pakai kompos (pupuk kandang) pada waktu pengolahan lahan, dosis 2,5 – 5 ton/ Ha.
III. Tahap-tahap pemakaian FloraOne:
      1. Sebelum pemakaian produk FloraOne:
          - Campurkan 50 gr BIOAKTIVATOR ke dalam 1 liter FloraOne dan mengocoknya, setelah 3-5 hari FloraOne siap digunakan.

 2. Perlakuan biji/ bibit sebelum tanam
    - Merendam biji, dosis : 15 ml/ liter air rendaman, selama 8-12 jam
    - Merendam stek ubi kayu, dosis: 1-2 ml/ liter air rendaman selama 1 – 2 minggu
    - Menyiram bibit pada polybag atau persemaian bibit dengan 1-2 ml/ liter air setiap minggu

3. Pengolahan lahan,
    Siram/ semprot lahan 1-2 ml/ liter air. Kebutuhan 1-2 liter FloraOne/ Ha

4. Saat Tanam
    Sira/ semprot lahan 1-2 ml FloraOne/ liter air, kebutuhan 1-2 liter FloraOne/ Ha

5. Setelah tanam
    - Padi dan Palawija, semprot lahan 1-2 ml FloraOne/ liter air, 2 minggu sekali sampai pertengahan umur tanam (60 hari)
    - Hortikultura, semprot 1-2 ml FloraOne/ liter air, 1-2 minggu sekali
    - Perkebunan, siram lahan dengan 1-2 ml FloraOne/ liter air (kebutuhan 5-10 ml FloraOne/ pohon)
      -- Tanaman sedang berproduksi: siram setiap 1 bulan sekali
      -- Tanaman belum produksi: siram setiap 1-2 bulan sekali
    - Ubikayu, Tebu, semprot 1-2 liter FloraOne/ Ha setiap 1-2 bulan sekali sampai dengan pertengahan umur (6 bulan)

6. Untuk Pengendalian Penyakit
         Akar gada (sawi, kol, kobis), kresek (padi), Layu/ lanas (cabe, tomat, melon, brambang, kentang), keriting dan bulai (cabe), bulai jagung, dll.
     Dosis pencegahan: 2 ml FloraOne/ liter air, penyemprotan 1-2 minggu sekali.
     Dosis pengobatan: 2 ml FloraOne/ liter air, penyemprotan 3-7 hari berturut-turut.

IV. Waktu Pemakaian:
      - Dapat diaplikasikan pada pagi sebelum jam 09.00 atau sore setelah jam 03.00. Jangan diaplikasikan menjelang hujan karena akan tercuci.

DEPTAN : L 1034/ HAYATI / DEPTAN-PPVTPP / XI / 2011

 

Tersedia FloraOne Standart dalam bentuk powder

 

Dosis & Pemakaian
- Campurkan FloraOne dengan pupuk konvensional (Urea, TSP, NPK, ZA, Dolomit, dll) pada setiap program pemupukan dengan dosis FloraOne 5%-10% dari kebutuhan pupuk konvensional tersebut.
- Atau 20 gr (2 sendok makan) setiap lubang tanam dengan interval 2 minggu sekali.

Catatan:
- Tidak dianjurkan mencampur FloraOne dengan obat kimia (Fungisida, Insektisida, Herbisida, dll)
- Dapat digunakan pada pagi/ sore tetapi tidak dilakukan menjelang hujan karena akan tercuci.

 

 

KLIK ==>

 

 

 

 

 

jackpotcity casino