Asam humat adalah humic acid dengan kadar kemurnian asam humat tinggi hingga 90%. AH-90 Dijual dalam bentuk powder halus berwarna hitam dan tidak berbau, 90-95% larut dalam air. Berfungsi sebagai pembenah tanah dan perangsang pertumbuhan dan aktivitas mikroba baik.

 

AH-90 adalah asam humat kualitas tinggi melalui purifikasi dan analisa cermat berbentuk powder halus berwarna hitam dan tidak berbau, 90-95% larut dalam air. Kami jual dalam kemasan 1 kg dan 25 kg. Asam humat sangat diandalkan memperbaiki kondisi fisika dan kimita tanah (kegemburan, konversi nutrisi, pH buffer, pengikatan air, uptake KTK, sifat koloid, dsb.) dan biologi tanah (upgrade pembentukan dan respirasi akar, kalatis organik, stimulan enzim, permeabilitas, biomassa tanah, medium transport hara, lumbung mikro-meso tanah). Tingkatkan jumlah P terlarut, dan K terfiksasi. Total fungsi tanah di top performance.

Manfaat Humic Acid atau Asam Humat:

·         Menangkap semua Nutrisi tanaman (pupuk) dan Merubahnya dalam bentuk tersedia bagi tanaman dan melepaskan secara perlahan untuk di serap tanaman.  Jadi pupuk yang di aplikasikan akan di serap tanaman secara maksimal dan tidak terbuang percuma.

·         Humic acid membentuk kompleks dengan unsur mikro sehingga melindingi unsur tersebut dari pencucian oleh air hujan. Unsur N,P, dan K diikat dalam bentuk organik atau dalam tubuh mikroorganisme sehingga dapat dipertahankan dan sewaktu-waktu dapat diserap oleh tanaman. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.

·         Meningkatkan Kesuburan Tanah secara kimia, fisika dan biologi.

·         Berperan sebagai granulator dan Memperbaiki struktur tanah.

·         Mencegah erosi dan kepecahan tanah.

·         Menggelapkan warna tanah sehingga sinar matahari dapat efektif di serap oleh tanah.

·         Merangsang dan meningkatkan produksi enzim dalam tanaman

·         Merangsang pertumbuhan dan meningkatkan aktivitas microorganisme dalam tanah

·         Meningkatkan jumlah klorofil.

·         Meningkat kekebalan tanaman terhadap penyakit tanaman.

·         Menetralisir pH tanah. Meningkatkan pH tanah asam akibat penggunaan pupuk kimia yang terus menerus. Terutama tanah yang banyak mengandung alumunium. Karena asam humus mengikat Al sebagai senyawa kompleks yang sulit larut dalam air (insoluble) sehingga tidak dapat terhidrolisis.

·         Meningkatkan serapan pupuk dan air oleh tanaman sehingga lebih tahan kekeringan.

·         Mengikat racun dalam tanah, terutama logam seperti Besi dan Alumunium.

·         Berperan sebagai organik ZPT yang mampu merangsang biomass tanaman (panen) dengan cara menciptakan situasi tanah yang kondusif untuk menstimulasi perkembangan mikroorganisme tanah yang berfungsi dalam proses dekomposisi yang menghasilkan humus (humification).
Aktifitas mikroorganisme di atas tanah akan menghasilkan hormon-hormon pertumbuhan seperti auxin, sitokinin,dan giberillin.

·         Mengurangi penggunaan pupuk anorganik, meningkatkan pertumbuhan tanaman & hasil panen.

·         Meningkatkan ketersediaan fosfat, jumlah nitrogen, serta unsur hara mikro (magnesium, nitrogen feroksida, seng, besi, dan borium) sehingga mudah diserap akar.

·         Mempercepat perkecambahan, perakaran, dan daun berwarna lebih hijau tua

·         Mengurangi pengaruh stres kekeringan, keracunan alumunium.

·         Meningkatkan transport nutrisi melalui membran sel dan absorbsi oksigen sehingga meningkatkan metabolisme sel.

·         Mengkatalisa reaksi enzimatik, meningkatkan pembelahan dan pembesaran sel serta permeabilitas membran sel, metabolisme protein.

·         Memiliki sifat sebagai antioksidan dan antimicrobial.

·         Meningkatkan aerasi tanah akibat dari bertambahnya pori tanah (porositas) akibat pembentukan agregat,. Udara yang terkadung dalam pori tanah tersebut umumnya didominasi oleh gas-gas O2, N2, dan CO2. Hal ini penting bagi pernapasan (respirasi) mikro-organisme tanah dan akar tanaman.

·         Meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK). Peningkatan tersebut menambah kemampuan tanah untuk menahan unsur-unsur hara atau nutrisi.

·         Ikatan kompleks yang terjadi antara asam humus dengan Fe dan Al merupakan antisipasi terhadap ikatan yang terjadi antara unsur P (phosphorus) dengan Al dan Fe, sehingga unsur P dapat terserap secara maksimal oleh tanaman.

·         Merangsang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Terdapat dua proses penting yaitu:
1) Peningkatan energi sel tanaman dan sebagai hasilnya adalah intensifikasi proses pertukaran ion. Sehingga mempercepat pertumbuhan sistem akar dan membuat akar lebih panjang. 2) Peningkatan penetrasibilitas (kemampuan penyerapan) membran sel tanaman. Memudahkan nutrisi untuk terserap ke dalam sel serta mempercepat proses pernapasan (respirasi) tanaman. Pembentukan sistem akar yang kuat dan panjang memberikan efek yang baik tanaman. Daya serap dan jelajah akar semakin maksimal untuk mencari unsur hara dan nutrisi dalam tanah.

.         Meningkatkan efektifitas bio-pestisida

 

 Hasil Akhir Penggunaan AH 90

•       Hasil Panen Meningkat

•       Tanaman lebih hijau dan kokoh serta tahan terhadap serangan penyakit

•       Dengan pemakaian jangka panjang dapat meningkatkan kesuburan alami tanah dan mampu menurunkan penggunaan pupuk Kimia

•       Keuntungan budidaya tanaman yang meningkat karena panen yang meningkat dan biaya tidak meningkat

 

 

 

PENGOLAHAN TANAH & REKLAMASI LAHAN KRITIS :
- Sebagai pupuk dasar pengganti pupuk kandang
- Dilarutkan dengan 0,5 - 1m3 air, diaduk, dan disemprotkan ke permukaan tanah secara merata
Dosis :
- 1-2 kg/ha (lahan produktif)
- 3-5 kg/ha (lahan kritis)

PERLAKUAN & PERENDAMAN BENIH/BIBIT/STEK:
- Dilarutkan dalam air dengan konsentrasi larutan 100 ppm (mg/l; g/m3)
- Benih/Bibit/Stek direndam atau dicelupkan selama 24 jam sebelum ditanam
Dosis :
- 500 g/ton of benih

PEMINDAHAN TANAMAN:
- Tanaman keras, buah, tanaman tahunan, dan HTI
Dosis :
- 2-4 g/pokok (Setiap 2 minggu selama pertumbuhan vegetatif)

CAMPURAN MEDIA TANAM
Dosis : 500 g/ m3 media tanam

CAMPURAN PUPUK:
- Tanaman keras, buah, tanaman tahunan, dan HTI
Dosis: 2-3 kg/ha
- Padi, hortikultura, tanaman semusim, greenhouse, dan tanaman sejenis
Dosis: 1-1,5 kg/ha

 

PENYEMPROTAN/ PENGOCORAN POC, PUPUK HAYATI & BIO-PESTISIDA
- Dicampur dengan pupuk daun/ pupuk hayati/ pestisida/ biopestisida
dengan dosis 50 gr per tangki 15 liter kemudian langsung disemprotkan ke tanaman atau dikocorkan ke tanah.

 

jackpotcity casino